English
English
Vietnam
Thailand

Situasi internal Real Madrid semakin menjadi sorotan setelah muncul kabar keributan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni saat sesi latihan tim utama. Insiden tersebut bahkan membuat Valverde harus menjalani pemeriksaan medis akibat cedera di bagian kepala. Klub kemudian mengonfirmasi bahwa gelandang asal Uruguay itu mengalami trauma kranioensefalik ringan dan membutuhkan masa pemulihan selama sekitar dua pekan. Ketegangan di tempat latihan ini langsung memicu perhatian besar karena terjadi di tengah performa tim yang sedang menurun drastis sepanjang musim 2025/2026.
Perselisihan antara kedua pemain disebut bermula dari tekel keras saat latihan yang kemudian berkembang menjadi adu argumen panas. Ketegangan bahkan dikabarkan sudah terjadi sehari sebelumnya hingga harus diredam oleh staf pelatih dan beberapa pemain lain. Situasi kembali memanas pada latihan berikutnya dan membuat pihak klub turun tangan dengan membuka investigasi internal terhadap Valverde dan Tchouameni. Meski begitu, Valverde membantah adanya aksi saling pukul dan menjelaskan bahwa luka di dahinya terjadi akibat benturan dengan meja saat suasana memanas dalam perdebatan tersebut.
Insiden ini semakin memperlihatkan bahwa kondisi ruang ganti Real Madrid sedang jauh dari kata harmonis. Sebelumnya, beberapa laporan juga menyebut adanya konflik lain yang melibatkan Antonio Rudiger dan Alvaro Carreras di tempat latihan. Tekanan besar akibat musim yang buruk tampaknya mulai memengaruhi hubungan antarpemain dan staf pelatih. Sejak pemecatan Xabi Alonso pada Januari lalu, performa Madrid belum menunjukkan perbaikan signifikan di bawah pelatih interim Alvaro Arbeloa. Los Blancos kini tertinggal cukup jauh dari Barcelona di klasemen La Liga dan terancam kembali menutup musim tanpa trofi.
Di tengah situasi yang semakin panas, Kylian Mbappe juga ikut menjadi pusat perhatian setelah kedapatan berlibur saat masih menjalani pemulihan cedera. Tindakan tersebut memicu reaksi keras dari sebagian pendukung Real Madrid yang mulai mempertanyakan komitmen para pemain terhadap tim. Bahkan, muncul petisi dari suporter yang meminta klub mempertimbangkan penjualan Mbappe pada bursa transfer mendatang. Seluruh rangkaian masalah ini membuat tekanan terhadap manajemen, pemain, dan pelatih semakin besar menjelang akhir musim yang penuh kekecewaan bagi klub ibu kota Spanyol tersebut.