English
English
Vietnam
Thailand

Manchester City berada dalam posisi siaga setelah muncul pernyataan kontroversial dari salah satu kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, yang mengklaim akan mendatangkan Erling Haaland jika dirinya terpilih. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara televisi di Spanyol, di mana Riquelme bahkan memamerkan jersey Real Madrid dengan nama Haaland dan nomor punggung 9. Selain Haaland, ia juga menyebut rencana untuk merekrut Rodri, rekan setim Haaland di Manchester City, sebagai bagian dari visi kampanyenya.
Pihak Manchester City merespons keras klaim tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada peluang bagi Haaland untuk meninggalkan klub. Klub asal Inggris itu menyebut bahwa tidak ada klausul dalam kontrak sang penyerang yang memungkinkan kepindahan ke Real Madrid, sekaligus menilai pernyataan yang beredar di Spanyol sebagai informasi yang tidak benar. City bahkan mempertimbangkan langkah hukum karena penggunaan citra pemain mereka dalam konteks kampanye politik yang dinilai tidak pantas.
Situasi ini menjadi semakin sensitif mengingat Haaland baru saja menandatangani kontrak jangka panjang pada 2025 dan menyatakan kepuasannya bermain di Etihad Stadium. Pihak agen dan keluarga Haaland juga menepis kemungkinan transfer tersebut, menyebut isu itu tidak berdasar dan hanya bagian dari dinamika kampanye pemilihan presiden Real Madrid. Di sisi lain, City juga menegaskan tidak memiliki rencana untuk melepas Rodri, yang masih menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.
Kontroversi ini menambah panas suasana menjelang pemilihan presiden Real Madrid, yang pertama kali diperebutkan secara ketat sejak lebih dari satu dekade terakhir. Meski begitu, dari pihak klub dan pemain, seluruh spekulasi mengenai transfer besar tersebut dianggap tidak realistis dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya di bursa pemain saat ini.