English
English
Vietnam
Thailand

Christian Eriksen kembali menjadi sorotan setelah mengalami insiden kolaps di tengah pertandingan uji coba internasional antara Denmark dan Ukraina yang akhirnya dihentikan. Peristiwa terjadi saat laga berlangsung di Odense, ketika Eriksen tiba-tiba terlihat memegang bagian dada sebelum jatuh di lapangan pada menit ke-65. Kondisi tersebut langsung membuat suasana stadion berubah tegang, sementara tim medis segera memberikan pertolongan cepat di tengah lapangan.
Setelah mendapat penanganan, Eriksen dilaporkan sempat kehilangan kesadaran dalam waktu singkat namun kemudian kembali sadar dan mampu berdiri serta berjalan sendiri. Pertandingan pun akhirnya dihentikan pada menit ke-79 karena situasi darurat yang melibatkan gelandang berusia 34 tahun tersebut. Para pemain dari kedua tim terlihat mengelilingi Eriksen saat proses penanganan berlangsung, sementara penonton di stadion memberikan dukungan dengan menyanyikan namanya.
Eriksen kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab insiden tersebut. Tim medis menyampaikan bahwa kondisinya stabil dan ia dalam keadaan sadar, bahkan sempat menyampaikan pesan bahwa dirinya baik-baik saja kepada rekan-rekan setimnya. Klubnya, VfL Wolfsburg, serta sejumlah mantan klub seperti Tottenham Hotspur dan Manchester United juga memberikan dukungan moral serta doa untuk pemulihan sang pemain.
Insiden ini kembali mengingatkan publik pada kejadian serupa yang pernah dialami Eriksen saat Euro 2020 ketika ia mengalami henti jantung dalam pertandingan melawan Finlandia. Setelah kejadian tersebut, ia sempat menjalani pemulihan panjang sebelum kembali berkarier profesional di level tertinggi. Meski kini kondisinya dilaporkan stabil, peristiwa terbaru ini kembali memunculkan perhatian besar terhadap kesehatannya dan membuat proses pemeriksaan medis lanjutan menjadi prioritas utama.